Revolusi Belajar Bahasa Al Quran
August 27th, 2009 | Published in Islam | 2 Comments
Bulan Ramadhan disebut juga bulan Al Quran. Mungkin sejak lama kita rajin tilawah terutama di bulan Ramadhan. Saya yakin, semakin lama bacaan kita akan semakin baik. Namun sudahkan kita memahami bacaan kita? Dengan hanya membacanya saja, kita dapat pahala, apalagi jika kita sambil menghayatinya karena mengerti.
Wah, harus ke pesantren donk? Pesantren adalah langkah yang tepat untuk belajar menerjemahkan Al Quran atau bahasa Arab pada umumnya. Tetapi tidak semua bisa mondok di pesantren. Kebanyakan orang tidak bisa meninggalkan aktivitas kesehariannya untuk mondok di pesantren.
Mengikuti kursus? Boleh juga. Tapi jika metode yang diajarkan biasa-biasa saja, maka akan memerlukan hasil lama untuk menguasai bahasa Al Quran. Saya dulu setiap hari belajar bahasa Arab, untuk menampatkan kitab Jurumiyah (Nahwu) saja lamanya minta ampun, pada masih banyak kitab lain harus dikuasai.
Untungnya ada seorang Ustadz yang membuat sebuah metode belajar menerjemahkan Al Quran yang menurut saya revolusioner. Metode lama mungkin memerlukan bulanan hanya untuk memahami pola kata dan pola kalimat bahasa Al Quran, namun dengan metode ini hanya diperlukan 8 jam.
Apakah setelah belajar metode ini langsung bisa memahami Al Quran? Tergantung, sejauh mana Anda menguasai kosa kata Al Quran. Sama dengan bahasa apa pun, misalnya bahasa Inggris. Meski Anda sudah memahami grammar, tetapi kosa kata Anda masih sedikit, tetap saja akan sulit memahami bacaan bahasa Inggris.
Lalu apa untungnya dengan metode ini? Menyingkat proses belajar memahami pola kata dari bulanan menjadi 8 jam. Setelah itu Anda tinggal memperkaya kosa kata dengan cara berlatih dengan dibantu kamus. Metode ini disebut dengan Metode Granada. Dikemas dengan VCD plus buku, sehingga Anda bisa menontonnya secara berulang-ulang sampai mengerti jika perlu.
Berikut gambaran Metode Granada, Anda bisa lihat bagaimana cara kerjanya:
- Komponen kalimat dalam bahasa Arab hanya ada tiga, yaitu kata benda, kata kerja dan huruf bermakna. Kesemuanya akan dengan mudah teridentifikasi melalui ciri-ciri khususnya.
- Kami telah mengalihbahasakan istilah-istilah Arab ke dalam bahasa Indonesia, sehingga peserta yang awam tidak terbebani dengan istilah asing.
- Konsep utama yang diusung metode ini adalah Anda mengenali awalan, sisipan, dan akhiran sehingga Anda mampu memperoleh akar kata dari tiap kalimat dalam text Arab.
- Awalan, sisipan, dan akhiran dari tiap kalimat dalam Al-Qur’an dikemas hanya dalam satu halaman Tabel Rumus Granada.
- Beberapa materi tata bahasa Arab yang rumit seperti pola aktif & pasif (fi’il majhul, fail & maf’ul) dan huruf penyakit (harf ‘illah), diringkas dengan mudah & unik.
Alhamdulillah sekarang saya mulai faham pola kata dalam Al Quran. Tentu saja, masih perlu dilanjutkan untuk menambah kosa kata yang masih sedikit. Saya sudah membeli kamus bahasa Arab dan Al Quran Syamil Terjemah Perkata. Do’akan yah supaya konsisten menambah kosa katanya.
Related posts:
April 16th, 2010 at 6:53 am (#)
dmn saya bisa beli program ini
May 7th, 2010 at 12:57 am (#)
belajar al-quran ini sangat mengasyikan