Tanda Kelemahan Diri
July 25th, 2009 | Published in Bisnis, Bisnis Internet, Bunga Rampai, Islam, Pemasaran
Saya suka sepak bola. Seringkali ada sebuah tim yang “underdog” melawan sebuah tim yang lumayan bagus. Ada suatu fenomena yang sering muncul, yaitu tim yang relatif lemah cendrung untuk bermain kasar. Dia menyerang secara fisik terutama kepada pemain lawan yang bagus. Ini adalah tindakan yang tidak sportif.
Kadang, dalam kehidupan sehari-hari pun kita sering melihat sebuah fenomena seperti ini. Suka ada suatu organisasi yang rajin menyerang organisasi lainnya. Tidak selamanya harus serangan fisik, tetapi serangan opini dan kata-kata bahkan cendrung fitnah.
Mereka ingin menarik simpati masyarakat dengan serangan-serangan mereka, namun saya melihat bahwa ini menunjukan sebuah kelemahan mereka. Jika mereka memang kuat, mengapa mereka tidak fokus pada kekuatan mereka untuk menarik simpati masyarakat dengan cara yang elegan dan karya nyata. Saya tidak akan pernah suka denga organisasi semacam ini.
Sayangnya, justru organisasi keagamaan yang sering melakukan hal ini. Menyedihkan memang. Mungkin mereka takut kehilangan pengikut sehingga mereka dengan rajin “menyerang” organisasi lain yang dianggap saingannya. Aneh memang, koq ada saingan dalam hal ini. Saya tidak akan pernah suka denga organisasi semacam ini.
Mudah-mudahan ini hanya perbuatan sebagian oknum saja yang tidak mengerti dengan makna dakwah. Seharusnya para pemimpin dan ulama dalam organisasi seperti ini bisa memberikan arahan anggotanya untuk berdakwah dengan cara yang baik dan santun. Dengan karya nyata, dengan nasihat yang baik, dan sesuai dengan ajaran Rasulullah saw.
Selain organisasi, saya juga melihat serang-menyerang terjadi diantara pebisnis. Pebisnis A menyerang pebisnis B. Mungkin karena ingin menjatuhkan si B sehingga si A mendapatkan pelanggan lebih banyak. Mungkin, sebagian orang akan terpancing, namun saya tidak. Saya tidak akan pernah suka membeli produk dari pebisnis yang suka menyerang orang lain.
Jika memang mampu, jika memang hebat, maka lakukanlah cara pemasaran yang baik. Dengan cara elegan dan terhormat. Tunjukkan bukti kehebatan diri sendiri bukan menyerang orang lain. Menyerang orang lain adalah tanda bahwa dia tidak memiliki kekuatan atau keunggulan untuk ditonjolkan.
Related posts: