Menghemat Uang Dengan Uang
November 16th, 2009 | Published in Bunga Rampai | 17 Comments
Koq bisa? Bisa, tetapi tidak semua orang bisa. Saya mau bertanya, mana yang lebih menguntungkan secara finansial, apakah Anda membayar seorang pembantu dengan gaji Rp 500.000 per bulan, atau Anda tetap mengerjakan pekerjaan rumah tangga sendiri? Apakah pengeluaran uang Rp 500.000 itu penghematan atau pemborosan? Mari kita analisa.
Jika Anda mengerjakan pekerjaan rumah tangga sendiri, Anda bisa menghemat uang sebesar gaji pembantu. Betul? Sebagian orang akan mengatakan betul, namun ada juga yang mengatakan tidak. Silahkan saja Anda kalkulasi. Lakukan kalkulasi dengan dua aspek, yaitu aspek pemasukan dan pengeluaran.
Skenario 1
Tidak Punya Pembantu:
Pemasukan = Nol
Pengeluaran = Nol
Punya Pembantu
Pemasukan = Nol
Pengeluaran = Rp 500.000/bulan
Skenario 2
Tidak Punya Pembantu:
Pemasukan = Nol
Pengeluaran = Nol
Punya Pembantu
Pemasukan = Rp 1.000.000/bulan
Pengeluaran = Rp 500.000/bulan
Pada skenario 1, memiliki pembantu jelas sebuah pemborosan. Namun pada skenario 2, memiliki pembantu justru penghematan, bahkan ada penambahan penghasilan. Apa yang membedakannya? Anda termasuk yang mana? Apakah kenario 1 atau 2?
Kenapa pada skenario 2 bisa menghasilkan uang? Sebab setelah dia punya pembantu, dia punya waktu luang dan waktu luang itu bisa menghasilkan uang sebesar Rp 1.000.000/bulan (ini hanya contoh saja). Kemudian dipotong biaya pembantu sebesar Rp 500.000/bulan. Pada ujungnya dia memiliki kelebihan Rp 500.000/bulan. Dalam kasus ini, punya pembantu adalah menguntungkan.
Jika Anda masih berpikir membayar pembantu itu sebuah pemborosan, artinya Anda masih belum produktif. Punya pembantu atau tidak, tetap saja tidak memberikan nilai tambah bagi diri Anda. Nilai waktu Anda artinya nol. Time is money tidak berlaku bagi Anda. Tapi… pada kenyataannya bukan begitu. Waktu Anda tetap memiliki nilai, hanya saja banyak orang yang tidak mengoptimalkan potensinya sehingga waktu seolah tidak berharga.
Saat Anda sudah merasa, waktu Anda begitu berharga. Anda bisa menghasilkan jutaan rupiah dari waktu senggang Anda, maka mengeluarkan uang untuk membayar pembantu atau (apa pun namanya) bisa menjadi sebuah penghematan. Semakin besar nilai waktu Anda, akan semakin besar penghematannya.
Kesimpulannya: Anda bisa banyak menghemat uang dengan mengeluarkan uang. Buatlah perhitungan, jika Anda membayar seseorang untuk mengerjakan pekerjaan Anda, berapa biaya yang dikeluarkan, berapa pemasukan yang akan Anda dapatkan. Kebanyakan orang hanya fokus “pada pengeluaran” saja sehingga takut membayar uang. Jika menguntungkan, bayarlah orang lain.
Bagaimana jika kalkulasi mengatakan sebaliknya? Artinya nilai waktu Anda masih rendah. Anda perlu meningkatkan nilai waktu Anda, artinya setiap tindakan Anda harus memiliki nilai sebesar mungkin. Ada rumusnya, saya sebut dengan Great Action Formula. Sudah baca ebook Great Action Formula? Gratis, download dengan cara mendaftar di Mailing List Anda Pun Bisa Jenius.
PS: Memiliki pembantu atau karyawan, kita juga sudah memberikan kontribusi positif pada masyarakat. Anda mengurangi pengangguran.
Related posts:
November 16th, 2009 at 7:39 pm (#)
Thanks utk tips nya, sangat bagus sekali dan membuka pikiran saya. Btw…kok blognya masih sepi mass?? Krg promosi tu mass??
November 16th, 2009 at 8:33 pm (#)
Terima kasih, pak! Artikel ini membuka wawasan baru bagi saya.
Saya tunggu artikel Bapak yang selanjutnya
November 16th, 2009 at 9:54 pm (#)
Saya setuju pak! Tetapi masalahnya sekarang, saya belum punya usaha sampingan yang memberi masukan memadai untuk menggaji pembantu. trims
November 16th, 2009 at 10:54 pm (#)
terima kasih pak artikelnya….betul sungguh membuka pikiran saya…
November 16th, 2009 at 11:36 pm (#)
benar sekali Mas kita tidak hanya dituntut untuk kerja keras tapi juga kerja cerdas…
November 17th, 2009 at 10:25 am (#)
nice think….yesterday i have the same with the 2nd, but my bisnis not succesfull, pls help if have businesss online, thanks before…
good luck to u Bro…
November 17th, 2009 at 9:36 pm (#)
hmm, benar juga. itu juga alasan buat kita untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, selain mereka terbantu karena memiliki penghasilan, toh kita juga menjadi lebih baik dalam mengelola usaha
November 18th, 2009 at 7:30 am (#)
subhanallah,,,,pa rahmat memang ahlinya,banyak buku motivasi yang telah menetas.semuanya bermanfaat pastinya.namun menurut hemat saya sebaik apapun buku,yang menentukan tentunya sang empunya( tuhan dan yang bersangutan).banyak buku yang telah sauya baca tapi saya masih di tempat yang sama.
November 20th, 2009 at 7:13 am (#)
ok trims, memacu kita untuk lebih giat berusaha
November 21st, 2009 at 7:18 pm (#)
Assalamualaikum Wr.Wb.
Salam hormat dan salam kenal dari saya.
Saya sangat setuju dengan pendapat bapak,juga teman yg lain di sini.Betul kita harus bisa bekerja keras dan CERDAS untuk menjadi luar biasa,paling tidak diatas rata2 orang kebanyakan.
kata orang ,untuk mendapatkan hasil yang berbeda kita harus melakukan cara yang berbeda,pola pikir yang berbeda,seperti contoh kasus “pembantu” diatas,itukan masalah pola pikir ya pak.
Mudah2an saya bisa menemukan pencerahan dipaket yg bapak perkenalkan, insya Alloh saya beli paketnya,terimakasih.
November 21st, 2009 at 7:22 pm (#)
Wa’alaikum salam.
Saya tunggu pesanannya pak.
November 23rd, 2009 at 1:00 am (#)
betul.betul.betul…………..
bikin hidup gue sukses
November 24th, 2009 at 7:31 am (#)
Assalamu alaikum wr. wb
Allahu Akbar …
sukses selalu …
thanks to good article ….
regards,
fu
November 25th, 2009 at 8:59 pm (#)
Saya setuju dengan artikel anda, memang untuk pekerjaan yg menyita waktu sebaiknya di outsorcing ke orang, sehingga kita bisa maksimal melakukan kegiatan lain yg lebih produktif.
November 29th, 2009 at 3:46 am (#)
Terima kasih artikelnya, insyaallah akan saya coba.
January 2nd, 2010 at 8:12 am (#)
Wah, bener juga ya…
hmmm, kapan kira2 bisa bayar pembantu ya???
hehehehe
April 6th, 2010 at 11:36 pm (#)
terima kasih atas informasinya. sangat berguna untuk saya. nice article and nice information